Skip navigation

Hari Jumat adalah hari spesial buatku, pokoknya hari Jumat selalu menyenangkan. Bagi umat Islam hari ini adalah hari yang paling tepat untuk membersihkan diri: mencukur kumis, memotong rambut di kemaluan, mencabut rambut di ketiak, dan memotong kuku. Tentunya dilakukan sebelum pergi shalat Jumat. Bicara tentang shalat Jumat, empat tahun terakhir ini saya lebih banyak shalat di Masjid Salman ITB.

Karena cukup sering shalat di Jalan Ganesha No.7, sedikit banyak saya hafal kebiasaan jamaah di situ. Mungkin tips berikut bisa membantu Anda mendapatkan keamanan dan kenyamanan shalat di Masjid Salman ITB:

  1. Sebagus apapun atau sejelek apapun sepatu/sandal Anda, titipkan sepatu/sandal Anda di tempat penitipan lalu simpan baik-baik kartu penitipan. Bila hilang atau rusak, Anda harus membayar denda Rp 10.000. Penitipan ini tidak dipungut biaya.
  2. Taruhlah barang bawaan Anda di depan shaf masing-masing agar terjaga.
  3. Bila ingin buang air dan ternyata Anda terpaksa mengantri, usahakan Anda mengingat siapa saja yang mengantri sebelum Anda. Ada suatu aturan tidak tertulis bahwa siapa masuk duluan maka dia yang mendapat jatah duluan.
  4. Bila Anda masbuk dan shaf di depan sudah penuh, buatlah shaf baru mulai dari tengah, sejajar dengan imam. Ujung jari kaki tepat berada pada garis yang melintang di lantai. Kaki rapat bersentuhan dengan di sebelahnya.
  5. Bagi akhwat (wanita), shaf dimulai dari tengah (sejajar imam) belakang ke depan. Tidak ada yang boleh berada di balkon sebelum shaf di depan benar-benar terisi penuh.
  6. Jangan bergerak sebelum imam benar-benar selesai memberikan aba-aba. Mendahului ataupun menyamai gerakan imam dianggap batal.

Sedangkan tips berikut khusus untuk shalat Jumat.

  1. Usahakan datang kira-kira setengah jam sebelum waktu adzan tiba karena mulai saat itu laju pertambahan jamaah mulai meningkat.
  2. Kalau Anda melihat daerah tangga sudah mulai penuh, segera cari tempat di sekitar kamar kecil karena kecil kemungkinan Anda bisa mendapat tempat walaupun itu di koridor.
  3. Bila Anda nekat masuk, ada satu trik yang tingkat keberhasilannya 99%. Carilah suatu ruang kosong (20 cm) di antara jamaah. Rentangkan kedua tangan Anda di antara lutut jamaah kiri dan kanan isyarat bahwa Anda akan shalat sunat dua rakaat di situ. Cara ini saya lihat selalu berhasil, namun Anda harus menanggung resiko kalau tindakan Anda ini mungkin menimbulkan kejengkelan jamaah di situ.
  4. Kencleng dimulai dari kiri ke kanan. Bila sudah mentok ke dinding, lanjutkan ke belakang dengan arah tetap ke koridor kiri karena di setiap baris sudah ada kencleng. Bila Anda berada di koridor selatan dan kebetulan paling kiri, kencleng ditaruh di atas tembok kiri.
  5. Bila yang menjadi khotib adalah Pak Samsoe Basaroedin, Anda patut bersyukur. Dijamin Anda tidak akan mengantuk karena Pak Samsoe selalu berkhotbah dengan meledak-ledak. Anda patut mewaspadai saat-saat ketika suara beliau makin pelan karena biasanya setelah itu langsung meledak-ledak.
Advertisements

5 Comments

  1. met kenal aja ya… aku ga terlalu paham tentang beginian soal nya 🙂

  2. woy,
    namanya pak Samsoe Basaroedin,
    bukan samsul..

    ngarang nih!

  3. Like This!

    tambahan: kalau penuh, naik ke GSG aja. kalau bawa tas gede, usahakan berada di shaf pertama biar nyaman nyimpennya 😀

  4. patut dicontoh nih,
    tips-tips yg simpel tapi sangat berguna ^_^
    keep up the good work!!

  5. di salman lama, klo sholat jumat di PDAM, pas balik di salman pasti baru berdiri. cobain shalat jumat di Batan, selama dapet di dalam mesjid, adem..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: